“Hay Na, lagi seneng banget nih gue,”
“Seneng kenapa lo? Senym-senyum kaya orang gila ajah lo.” Tanya Nina penasaran.
“Ka Riko ngajak gue buat anterin dia nyari buku.” Kata Bina sambil tersenyum.
‘Iya bener lo? Kemana kapan?” tanya Nina antusias.
“Hari Minggu tapi gue gak tau mau kemana.” Jawab Bina.
Cie ilah Bina, pantes lo seneng banget.” Kata Nina meledek.
“Tapi gue jadi deg-degan nih Na.”
“Sellow guys, lo tuh bukan deg-degan tapi kesenengan, hhahaha.” Kata Nina meledek.
Kring..... bel tanda masuk pun berbunyi.
“Ceritanya nanti lagi aja.” Kata Nina.
Mereka lalu melewati beberapa pelajaran, dan setelah beberapa pelajaran di lewati bel pulang pun berbunyi.
“Pulang yuk Bin.” Ajak Nina.
“ayuk.”
Setelah mereka keluar dari kelas, dan baru saja beberapa langkah dari depan kelas, Bina di panggil oleh seorang laki-laki yang berada di belakang Bina.
“Hay Bin.” Sapa laki-laki itu.
“Hay Kak.” Balas Bina ramah.
“Belum pulang Bin?” tanya lak-laki itu.
“Belum Kak kenapa?” jawab Bina.
“Mau pulang bareng?” tawar Riko.
“Gak usah Kak nanti ngerepotin, lagian aku pulang bareng Nina.” Tolak Bina.
“Gak papa Kak kalau Bina pulang bareng Kakak nanti aku pulang sendiri aja.” Kata Nina menyambung.
“Gimana Bin?” tanya Riko kembali.
“Ya udah aku pulang bareng Kakak.” Jawab Bina pasrah.
“Dari tadi dong..he..he.” kata Riko sambil tertawa.
“Gue pulang duluan ya Na ati-ati di jalan ya.” Pamit Bina.
“Iya lo juga ati-ati ya.” Jawab Nina sambil tersenyum.
Mereka berdua lalu menuju parkiran mobil tempat Riko memarkir mobilnya. Dan alangkah kagetnya Bina saat Riko membukakan pintu mobil untuk Bina sambil berkata dengan senyum, “Silahkan masuk.”
“Terima kasih.” Jawab Bina yang masih kaget dan tersipu dengan perlakuan Riko.
“Sama-sama.” Balas Riko dengan senyum manis yang dari tadi menghiasi mukanya.
“Rumah kamu dimana?” tanya Riko sesaat setelah dia masuk ke dalam mobil.
“Keluar dari sini lurus aja.” Jawab Bina singkat.
Riko mengendarai mobilnya dengan hati-hati sambil sesekali menoleh memandang Bina.
“Kak nanti berhenti di rumah itu ya.”
“Itu rumah kamu?” tanya Riko.
“Iya, Kakak mau mampir dulu?” tawar Bina.
“Enggak aku langsung pulang aja.” Tolak Riko.
“Makasih ya Kak, maaf ngerepotin.”
“Iya, gak ngerepotin kok, aku pulang ya.” Pamit Riko yang segera pergi dari rumah Bina.
“Senangnya hati gue.” Gumam Bina dalam hati.
***
“Aduh gue pake baju apa ya?” kata Bina yang sedang kebingungan memilih baju mana yang akan di pakai untuk pergi bersama Riko. Kriiinggg.... handphone Bina berbunyi.
“Hallo.”
“Aku udah sampai di depan rumah kamu Bin.”
“Iya iya aku langsung ke depan.” Kata Bina sambil mematikan telpon dan tergesa-gesa pergi ke lantai bawah.
“Mama, Bina pamit mau jalan sama temen dulu ya.” Pamit Bina sambil menyalami Ibunya.
“Iya, hati-hati, pulangnya jangan malem-malem.” Nasihat Mama.
Bina segera bergegas pergi menuju pintu gerbang rumahnya. Setelah Bina melihat Riko segera Bina pergi ke tempat Riko menunggu. Setelah Riko melihat Bina segera ia keluar lalu menghampiri Bina.
“Yuk Bin.” Ajak Riko sambil membukakan pintu mobilnya.
Bina hanya diam tanpa membalas kata-kata Riko. Ia hanya melihat Riko lain dari biasanya. Riko terlihat rapih dan terkesan beda yang membuat Bina tak menyangka dengan penampilan Riko.
“Kita mau kemana?” tanya Riko.
“Seterah Kakak.” Jawab Bina.
“Yaudah, kamu cantik Bin.” Kata Riko yang membuat Bina menjadi kaget dengan apa yang di katakan Riko.
“Makasih.” Jawab Bina tersipu.
Riko mengemudikan mobilnya dengan santai dan hati-hati. Setelah setengah jam, mereka sampai di tempat tujuan.
Dah sampe yuk masuk Bin.” Ajak Riko sambil menarik tangan Bina. Mereka pergi menuju toko buku yang ada di dalam mall tersebut.
“Cari buku apa ya.” Kata Riko berbicara sendiri.
“Bagusan yang mana Bin?” tanya Riko kepada Bina sambil menunjukkan dua buku yang sedang di pegang oleh Riko.
“Dua-duanya kayaknya bagus, tapi ini lebih bagus.” Kata Bina berkomentar sambil menunjuk satu buku yang dipegang oleh Riko.
“Yaudah aku beli ini aja. Kamu mau cari apa?” tanya Riko sambil melihat Bina.
“Aku mau cari comic aja.” Jawab Bina singkat.
“Yaudah kita kesana.” Kata Riko sambil menggandeng tangan Bina. Bina terkejut dengan apa yang Riko lakukan, namun Bina hanya diam melihat perlakuan Riko kepadanya.
“Cari disini aja comiknya.” Kata riko sambil melepaskan tangan Bina.
“Iya, iya.” Jawab Bina yang segera pergi menjauh dari Riko.
Bina mencari comic yang bagus untuk ia beli. Setelah selesai Bina menemui Riko.
“kakak mau cari apa lagi?” Tanya Bina.
“Gak ada, kamu udah dapet bukunya?” Riko balik bertanya.
“Udah.” Jawab Bina singkat.
“Yuk kita ke kasir.” Ajak Riko yang kembali menggandeng tangan Bina.
“Mau kemana lagi?” tanya Riko setelah mereka berdua keluar dari toko buku tersebut.
“Seterah Kakak.” Jawab Bina singkat.
“Mau nonton? Lagi ada film bagus hari ini.” Ajak Riko.
“Yaudah ayo.” Jawab Bina menurut.
Mereka berdua pergi ke bioskop di mall yang sama, lalu membeli tiket.
“Ini tiketnya.” Kata Riko sambil menyodorkan tiket yang ia pegang ke Bina.
“makasih.” Jawab Bina sambil tersenyum.
“Yuk kita masuk, pintunya udah di buka tuh.” Ajak Riko.
“Iya, Kak.”
Mereka berdua lalu berjalan menuju tempat pemutaran film dan menonton sampai film itu habis.
“Seru ya Bin.” Kata Riko setelah keluar dari gedung bioskop.
“Iya.” Jawab Bina singkat.
“Hari ini menyenangkan banget buat aku.” Kata Riko sambil tersenyum lebar.
“Iya, aku juga seneng.” Balas Bina.
“Mau kemana lagi?” tanya Riko.
“Kita pulang aja yah Kak.” Jawab Bina.
“Yaudah ayo.”
***